Menjadi Perempuan, Kumpulan Esai untuk Perempuan Indonesia | M88 Thailand, M88 Malaysia

Menjadi Perempuan, Kumpulan Esai untuk Perempuan Indonesia
Devi Asmarani dan Hera Diani, dua dari 23 editor yang menuliskan buku esai berjudul “Menjadi Perempuan”, berfoto bersama usai peluncuran buku di Jakarta, Rabu, 26 September 2018. ( Foto: chairul Fikri )
Chairul Fikri / EAS Kamis, 27 September 2018 | 14:36 WIB

Jakarta - Majalah daring feminis Magdalena (Magdalena.co) kembali membuat gebrakan dengan meluncurkan buku berjudul Menjadi Perempuan, yang berisi kumpulan esai artikel di website.

Sebanyak 25 artikel tentang perempuan yang diambil dari 23 penulis ini diterbitkan oleh pihak PT Elex Media. Buku resmi diluncurkan Rabu (26/9) sore.

Sejumlah isu perempuan dikemas apik oleh para editornya seperti Devi Asmarani dan Hera Diani. Editor Devi Asmarani mengatakan buku Menjadi Perempuan memperlihatkan berbagai dampak patriaki terhadap perempuan.

"Perempuan sering dijadikan objek penderita oleh kaum laki-laki, seperti budaya pemerkosaan, kekerasan yang bersifat fisik maupun verbal, citra tubuh yang buruk, pernikahan dini, seksualitas, serta interpretasi ajaran agama yang sering dilakukan di masyarakat. Dampaknya sudah pasti merugikan kaum perempuan. Lewat buku, kita berusaha gambarkan perempuan juga mampu dan bisa menjadi kekuatan yang dampaknya bisa menjadi buruk maupun jadi baik buat masyarakat," ungkap Devi.

Artikel-artikel yang dipilih dipastikan sangat menginspirasi. Tidak hanya bicara tentang perempuan dari perspektif artikel saja, ada pula data, fakta dan penelitian yang melatarbelakangi artikel.

Senada dengan Devi, artis Nova Eliza yang hadir dalam peluncuran buku mengaku terinspirasi dengan tulisan-tulisan penulis. Nova berharap kaum perempuan tak lagi dijadikan objek penderita oleh kaum laki-laki.

"Saya rasa buku ini tak hanya sebagai kumpulan esai saja, tapi perspektif lebih kepada bagaimana perempuan bisa jadi gender yang berperan untuk membangun bangsa ini,” kata Nova.



Sumber: BeritaSatu.com
CLOSE