Kegelisahan Glenn Fredly soal Kesejahteraan Musisi | M88 Thailand, M88 Malaysia

Kegelisahan Glenn Fredly soal Kesejahteraan Musisi
Glenn Fredly ketika tampil di Pesona Manado Jazz Fiesta 2017. ( Foto: istimewa )
Dina Fitri Anisa / FER Rabu, 17 Januari 2018 | 18:09 WIB

Jakarta - Penyanyi berdarah Maluku, Glenn Fredly (42), menyebutkan, industri musik di Tanah Air sangat keras. Hal itu terlihat dari tidak ada perhatian dan kesejahteraan yang diberikan kepada musisi Indonesia di hari tuanya.

Glenn berbicara seperti ini ketika berkaca nasib musisi legendaris yang harus menjual beberapa asetnya di hari tua. Fenomena ini, dinilainya cukup mengiris hati, di mana nasib musisi legendaris di Indonesia tak seindah masa mudanya. Dirinya berharap, semakin banyak pihak yang peduli pada musisi.

"Pada saat kegelisahan melihat dari Chrisye harus melelang atau semacam penggalangan dana. Saya itu sedih. Maksudnya, dalam arti di tengah-tengah gemerlapnya musik, di baliknya itu ada pengelolaan yang belum berjalan dengan baik," kata Glenn saat ditemui usai jumpa pers konser Pagelaran Sang Bahaduri, di kawasan Jakarta Selatan, Selasa (16/1).

Pelaku musik harus lebih menjaga kekompakan. Sehingga dapat saling membantu jika terjadi sesuatu di antara pelaku musik. "Intinya, ini harus jadi pesan penting untuk ekosistem musik, sekaligus kritik juga buat ekosistem musik Indonesia. Karena kita selama ini itu selalu jalan sendiri-sendiri," tambahnya.

Tidak hanya para pelaku musik. Harus ada dua sektor lainnya yang membantu kesejahteraan musisi Indonesia. Masyarakat beserta pemerintah harus selalu terlibat untuk mengedepankan perindustrian musik tanah air.

"Ini juga harus dilihat sebagai bagian dari ekosistem musik, sektor pribadi, pemerintah juga. Ini harus berjalan bersamaan, baru industri musik bisa berjalan dengan baik," tegas Glenn.

Pelantun lagu Terserah ini mengatakan, musisi seperti Chrisye, Yon Koeswoyo, dan Yockie Suryo Prayogo merupakan akar dari industri musik pop di Indonesia. Dengan menjaga kesejahteraan, Glenn harap musisi-musisi legenda bisa lebih lama memberi pelajaran musik bagi para musisi muda yang baru meniti karir.

"Kita sudah kehilangan banyak musisi-musisi hebat dan saya sebagai musisi yang lebih muda tidak rela kalau musisi era sekarang ini dibiarkan sendiri, tanpa bimbingan mereka yang lebih berpengalaman," ungkapnya.



Sumber: Suara Pembaruan
CLOSE